Malu & Iman

“Engkau seorang yang sangat pemalu dan aku bimbang sifat malumu itu akan memusnahkan dirimu”. Mendengar kata-kata lelaki itu, Rasulullah bersabda, “Tinggalkanlah ia, karena sifat pemalu itu sebahagian dari iman”. (HR. Bukhari)

“Tiada siapa yang lebih malu berbanding dengan Allah”. (HR. Bukhari)

“Setiap cara hidup ada karektornya. Dan malu itu adalaha karektor Islam”. ATAU “Seiap agama ada karektornya. Dan karektor Islam adalah malu”. (HR. Abu Daud)

“Malu itu tidak akan menyebabkan perkara lain kecuali untuk kebaikan”. (HR. Bukhari)

“Malu itu datangnya dari keimanan dan iman itu membawa ke syurga. Dan sebaliknya adalah membawa kepada neraka”. (HR. Bukhari)

“Malu dan amanah adalah perkara yang mula-mula sekali hilang dari dunia ini, sebab itu mintalah dengan Allah untuk kedua-duanya”. (HR. Bukhari)

“Apabila seseorang menyertakan keghairahan atau tarikan birahi kepada setiap perkara yang dilakukannya, ia akan menjadi keburukan, dan apabila malu disertakan dalam setiap perbuatan ia akan menjadi indah”. (HR. Tirmidzi)

“Sifat malu dan iman itu seiringan. Jika salah satu ditinggalkan, maka kedua-duanya maka akan hilang”. (HR. Baihaqi)

(Didapat dari pesan singkat melalui ‘broadcast message’ via bbm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s