Tanah Sriwijaya, hari pertama setelah 10 tahun

Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang

Foto ini diambil sekitar bulan April di tahun 2018. Ini kunjungan kedua saya ke tanah Sriwijaya. Ya, saya pernah berkunjung ke tanah ini sudah lama sekali. 10 tahun lalu di tahun 2008. Saat itu dalam perjalanan saya pulang dari arah Bukittinggi setelah berlebaran di Pekanbaru bersama sanak keluarga di Pekanbaru.

10 tahun lalu sebelum foto ini diambil, saya bersama keluarga berkendara menuju Pekanbaru dari Cileungsi di hari-hari terakhir puasa di tahun 2008. Saat itu, saya baru saja lulus dari bangku sekolah menengah atas. Dengan mengendarai sebuah mobil sedan. Setelah lebaran usai, rute perjalanan pulang kami adalah jalur lintas tengah Sumatra yang dimulai dari Bukittinggi dan berakhir dengan bermalam di Lampung sebelum akhirnya kami menyebrang untuk pulang.

Disitulah awal mula saya mengenal ‘travelling‘ tetapi pada tahun itu ‘travelling‘ belum sehits jaman sekarang.

Ya, sudah 10 tahun berlalu dan tidak pernah terbayangkan oleh saya sendiri bahwa saya akan kembali mengunjungi tanah Sriwijaya ini untuk yang kedua kalinya. Sebelumnya saya tak pernah bermimpi untuk bisa mengunjungi satu persatu kota di Indonesia.

Tanah Sriwijaya atau yang akrab dengan nama kota Palembang ini termasuk kota yang tidak memiliki banyak kawasan wisata selain wisata sejarah. Kunjungan saya kali ini karena menemani suami saya yang sedang mengunjungi pekerjaannya di daerah pelabuhan Palembang. Itu berarti, selama berhari-hari di Palembang saya tidak selalu jalan-jalan.

Kali kedua kunjungan saya ke Palembang menggunakan pesawat terbang. Berangkat subuh hari dan sampai di Palembang sekitar pukul 8 pagi. Ketika turun dari eskalator di dalam bandara, kami disuguhi dengan kalimat “Welcome to Palembang” sebelum menuju tempat pengambilan bagasi. Karena kami berjalan paling terakhir, maka lokasi ini sudah tidak ramai dipakai orang untuk berswafoto. Dan kami memang selalu yang terakhir menuju bagasi setiap penerbangan kemanapun, hehe.

Sampai di Palembang, kami di jemput oleh rekanan kerja suami sebelum akhirnya kami di ajak makan pempek dalam perjalanan kami menuju hotel. Sayangnya karena aslinya saya ini kurang percaya diri untuk bisa mengambil foto-foto jika banyak orang, maka ketika makan pempek tak sedikitpun saya mengambil foto makanannya atau pun lokasi tempat makannya.

Di hari pertama mengunjungi Palembang, setelah check in di hotel saya menemani suami dan rekan kerjanya berkunjung ke lokasi proyek, di Rumah Sakit Pelabuhan Palembang yang terletak di seberang Pelabuhan Boom Baru Palembang. Pelabuhan Boom Baru ini adalah pelabuhan sungai bukan pelabuhan pinggir pantai. Karena rekanan suami mengajak saudaranya untuk menemani kami juga, jadi saat menunggu suami visit proyek saya diajak berjalan berkeliling daerah sekitaran pelabuhan Palembang.

Sembari menunggu, saya diajak berjalan menuju pasar Kuto yang letaknya tak jauh dari lokasi proyek. Di pasar ini terkenal dengan kawasan kuliner durian yang setiap hari buka dan tutup sampai malam. Sayangnya saat saya sampai di pasar Kuto, tidak ada satupun pedagang yang berjualan. Kiosnya itu terletak dipinggiran jalan hanya beratapkan terpal yang diusung bambu dan tempat duduknya seperti lesehan yang menggunakan bambu. Karena kami tak mendapati satupun durian disana, akhirnya setelah berkeliling kami kembali menuju rumah sakit pelabuhan.

Pasar Kuto Palembang *source http://tua-tradisionil.blogspot.com

Usai visit kami diajak ke lokasi wisata religi Al-Quran terbesar se-Asia Tenggara atau yang dikenal dengan ‘Bayt Al-Quran Palembang’. Perjalanan menuju lokasi Bayt Al-qur’an ini membutuhkan waktu tempuh kurang lebih satu jam dari kawasan Boom Baru. Perjalanannya yang memang cukup jauh ditambah lagi, kondisi fisik jalan menuju kesana cukup rusak jadi memperlambat waktu tempuh.

Tak lama kami singgah di wisata Bayt Al-Quran dan kami pun diantar menuju hotel untuk beristirahat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s