Gontor Berduka, K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi berpulang ke rahmatullah

Kemarin sore sekitar pukul 5 kurang, saya mendapat telpon dari pak suami. Dia mengabarkan kalau sudah pulang kantor dan sudah sampai rumah. Karena posisi saya sedang ada di rumah mama. Kemudian pak suami langsung mengabarkan, ‘Yang, ust Syukri meninggal’.

Deg, seketika rasa air mata ingin menetes deras tetapi saya tahan. Setelah telpon ditutup, benar saja, saya membuka grup-grup wa saya dan isinya ada yang sudah puluhan dan ada yang sudah ratusan dengan tulisan..

اءنَّالِلَهِ وانَّااليه رَاجِعُون

K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi

Sudah banyak tulisan bela sungkawa mengalir di grup-grup wa. Rasa sedih yang teramat sangat bersemayam dihati saya.

Beliau memang tidak pernah mengajar di kelas saya dan saya pun hanya mendengar ceramah, tausiyah beliau hanya ketika acara-acara tertentu di pondok. Seperti saat awal tahun ajaran baru dengan acara besar pondok yang dikenal dengan PKA singkatan dari Pekan Khutbatul Arsy atau kegiatan-kegiatan lainnya.

Beliau adalah salah satu pemimpin sekaligus pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo. Beliau juga salah satu anak dari pendiri Pondok Modern Gontor, K.H. Imam Zarkasyi (alm).

Bulan November 2019 kemarin, saya mendapat amanah menjadi bendahara 3 untuk organisasi yang bernama ForBis atau Forum Bisnis IKPM Gontor. Dilantik di bulan itu di aula Wisma IKPM.

Sehari setelah pelantikan kami bertandang ke kediaman Ust. Hasan Abdullah Sahal. Beliau pun termasuk salah satu anak pendiri Gontor yaitu K.H Ahmad Sahal. Saat itu, kami bersilaturahim dengan mendengarkan beberapa wejangan dan dijamu dengan nasi khas arab oleh bu Nyai (istri ust. Hasan).

Selepas itu, kami bersilaturahim ke rumah Pak Kyai Syukri, sowan ke beliau untuk menjenguk. Itu kali ketiga saya masuk ke dalam rumah beliau. Sebelumnya saya pernah main ke rumah beliau saat acara 90 tahun Gontor dan ketika ada acara lain (lupa juga acaranya apa). Mengobrol personal dengan bu nyai (istri ust. Syukri), termasuk salah satu pesan beliau yang masih saya ingat,

“Kalau nanti masukkan anak ke pondok, orang tuanya jangan tinggal dekat dengan pondok. Pengalaman saya dengan anak-anak ya begitu, jadinya mereka ngga mandiri dan maunya pulang terus.”

Kami duduk bersama di halaman belakang rumah beliau dan mendengar wejangan-wejangan bu Nyai dengan ust. Syukri (alm) duduk disamping beliau menggunakan kursi roda. Ada kata-kata yang terucap dari alm tetapi tidak begitu jelas terdengar oleh kami. Lalu disampaikan kembali oleh bu Nyai. Kami mendengarkan wejangan sambil menikmati hidangan yang disediakan.

Silaturahim Pengurus ForBis Pusat di rumah Ust Syukri

Tak sampai 1 jam silaturahim, kami pamit dan para kaum bapak-bapak mencium tangan pak kyai. Setelah itu kami berfoto bersama di depan kediaman beliau. Dan rasanya semua itu baru saja terjadi kemarin. Masih terngiang dibenak saya, saat saya membuka sepatu dan melangkah masuk kediaman beliau. Masih ingat bagaimana anak-anak saya tidak bisa diam saat bu nyai menyampaikan wejangan. Masih terpatri jelas sekali rasanya.

Pengurus Pusat Forbis dengan alm. Ust Syukri

Tahun ini, Gontor kehilangan 2 orang pemimpin sekaligus pengasuhnya dalam waktu yang berdekatan. Bulan Mei (2020) kemarin, kami kehilangan K.H Ust Syamsul Hadi Abdan dan bulan ini (Oktober 2020) kami kembali merasakan kehilangan yang teramat sangat.

Gontor berduka, kabar duka meninggalnya pak Kiai Syukri tersebar ke seantero negeri. Ucapan bela sungkawa diucapkan oleh berbagai kalangan, termasuk dari bapak Presiden Joko Widodo. Ust Abdul Shomad, Aa Gym dan beberapa asatidz (jamak dari ustadz) lainnya menyampaikan bela sungkawa melalui platform media sosial mereka. Bahkan sekolah anak saya pun (SIT Nurul Fikri) menyampaikan bela sungkawanya melalui akun instagram resminya.

Beliau meninggal di hari Rabu, 21 Oktober 2020 pada pukul 15.50 WIB.

Semoga Allah tetapkan bagimu surga Pak Kiai. Insya Allah, kami siap menjadi saksi buat antum di hari pengadilan nanti.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s